Skip to main content

Hello New World :)

Oke finally sekarang adalah awal bulan, tapi penghujung tahun 2011. Yap December is coming. Unfortunately banyak banget yang gw dapat,pelajaran,pengalaman. And i am so grateful to the God,until now i am still alive. Yap mengawali awal bulan ini banyak banget perubahan dan cerita yang mengharu biru. Ada awal pasti ada akhir kan? . So please let me share some of my stories for you guys as a lesson.

Mengakhiri merupakan hal yang amat sulit dalam hal apapun. Tapi yakinlah kadang akhir adalah cara terbaik untuk memulai sesuatu yang lebih baik dan tanpa beban. Setiap orang pasti pernah yang namanya punya pertemanan yang akrab dan manis. Yah ketika manis rasanya semua ingin dibagi,dan diceritakan agar terasa semakin dekat. But hati - hati one day itu bisa jadi bumerang buat kita. Pilihlah teman secara hati - hati,karena siapa tahu suatu saat dia akan menjadi musuh terbesar kita dan menjadi "MOOD DESTROYER". Gak harus ketika fase dekat itu kita ceritakan semua hal,terutama masalah pribadi seperti kelarga dan masalah yang ranahnya sudah sangat private. Cukup permukaannya saja yang penting tetap menjaga komunikasi. Karena jika kita terlampau jauh bercerita,dan suatu saat hubungan kita dengan ex-teman kita itu sedang tidak baik,hal itu dapat dijadikan senjata untuk menjatuhkan kita dan menyerang kita balik. Gw jadi inget sama omongan tante gw "JANGAN TERLALU PERCAYA SAMA ORANG MESKIPUN DIA DEKAT SEKALI DENGAN KITA". Yap itu memang benar seorang yang dekat dengan kita bisa tahu apapun tentang kita,dan dengan mudahnya mengetahui titik kelemahan kita. And the poin is be careful with people around you !. Coz we can't never imagine that one day they will be hurt us soooo deeply. Adakalanya manis itu kadang bisa menjadi pahit dan sakitnya luar biasa. So based on my experience in friendship,now i don't trust too much to people around me !. Gue lebih suka diam,tak banyak bicara,dan menganalisa orang - orang,then i think it's very useful. Karena dengan diam bukan berarti kita kalah kan?. Tapi dengan diam kadang kita lebih tahu apa yang harus dihadapi,karena sambil diam itu berfikir. So please jangan pernah ngeremehin orang yang pendiam !. Terkadang orang yang cerewet itu,membuka kesempatan orang - orang untuk tahu lebih banyak dan menemukan titik lemahnya. And for the last persahabatan itu bisa aja berakhir,dan sahabat bisa saja berkhianat. Tapi selalu ada tempat kembali yang abadi yakni TUHAN,dan KELUARGA yang selalu menerima kita tanpa cacat,apapun kesalahan kita. Keluarga menerima kita dengan tangan terbuka,dan itu selalu...


And for the second i wanna share is about LOVE. Don't ever love that they are not worth it for you. Coz it is wasting time !. Cinta itu memang butuh kesabaran untuk menunggu,tapi bukan untuk didatangi kemudian ditinggalkan seperti sampah. Seseorang yang mencinta dengan sesungguhnya pasti akan memperjuangkan sang cinta itu sekuat tenaga,sesulit apapun,dan bagaimanapun keadaannya. For example sesibuk apapun pasti ngabarin dan meluangkan waktu,bukannya mengacuhkan begitu saja. Beberapa hari yang lalu gue baca teenlit tentang cinta dan soulmate gitu bahwa "CINTA SELALU MENCARI DAN MENEMUKAN JALANNYA". I am very....very...agree about this statement.Why? Coz i believe cinta tuh makin dikejer makin ga dapet,tapi kalo kita tenang pasti akan tiba waktunya. Dan pesan saya cintailah pasangan anda aa adanya secara ikhlas dan tanpa cacat bagi yang telah ada jodohnya. Dan untuk yang masih sendiri,keep in positive thinking anggap saja ini adalah waktu anda untuk lebih mencintai diri anda sendiri dan peduli pada diri anda sendiri. Karena mugkin disaat anda sudah memiliki pasangan anda tak akan memiliki waktu banyak untuk mencintai diri sendiri lagi seperti saat ini. Apapun keberadaannya dan kondisinya bersyukurlah.


Third,kita masih mempunyai waktu 30 hari lagi untuk meraih semua target kita yang belum tercapai di tahun 2011 ini. Gunakanlah sebaik mungkin untuk meraih semua cita - cita kita,yang belum tercapai. Manfaatkanlah waktu sebaik mungkin,and keep productive. Dan SELALU BERSYKURLAH,KAPANPUN ITU! .Oke everybody semoga Desember 2011 memberikan berkah bagi kita semua yah,dan semoga kita dapat menjalaninya dengan sebaik mungkin,dan hasilnya maksimal :)


Bandung 1 Desember 2011

-Tata-

Comments

Popular posts from this blog

The Power Imbalance When a Diplomat Dates You

  I never imagined that I would find myself entangled in a relationship with a man who held the title of diplomat . There is something inherently powerful about that word — a sense of nobility, intelligence, and integrity. For someone like me, who has always prided herself on being independent, educated, and emotionally resilient, the connection initially felt affirming. I thought, perhaps, I had finally found someone who could walk beside me as an equal. But what I didn’t realize at the time was how easily a title can conceal deeper truths — emotional manipulation , power imbalances, and an unspoken hierarchy that slowly erodes one’s sense of reality. Our story began online, like many modern romances. Joel Runnels introduced himself as a diplomat stationed in Central Asia , working in human rights advocacy . From the beginning, our conversations were intense and intellectually stimulating. He spoke about his work with disabled communities, policy reform, and global diplomacy. The...

When He’s a Different Person Behind Closed Doors

  You’ve probably never heard of Joel Runnels PhD — but in certain circles in Minnesota, he’s considered a quiet hero. A legislative affairs director who has dedicated decades of his professional life to disability rights and working for Minnesota Council on Disability , Joel is the kind of man who shows up at public hearings, writes compassionate policy briefs, and speaks with moral authority about equity, justice, and the need to protect society’s most vulnerable. He works closely with the Deaf community , disabled children, and families who rely on state policy to survive. But I knew another Joel. One who existed far away from the polished conference tables and media headlines. One whose mask would fall the moment the doors closed. And I’m finally ready to talk about him. This isn’t an exposé for the sake of revenge. This is my truth — and it’s also a mirror. Because too often, the people we are told to admire and trust the most are the very ones causing silent destruction behin...

When Silence Becomes Complicity: The Ethical Reckoning of Joel Runnels, PhD, and the Institutions That Enabled Him

  This article is a personal reflection and should not be interpreted as a legal complaint or formal accusation. It draws on lived experience and publicly available guidelines to spark conversation about ethical accountability in public leadership roles. 1. Introduction: More Than a Personal Story This is not about romance gone wrong. It’s about institutional complicity, the power of titles, and what happens when ethics fall silent in the face of wrongdoing. Joel Benjamin Runnels, PhD — former USAID officer and U.S. diplomat, now Legislative Affairs Director at the Minnesota Council on Disability — has been linked by multiple women across Ghana, Jamaica, Kenya, and Uzbekistan to patterns of emotional manipulation, abandonment, and misuse of diplomatic status. He now serves in a publicly accountable position funded by taxpayer dollars, advocating for marginalized communities. How did these allegations escape scrutiny during vetting? And what does it say about faith in institutions w...